29 Makna Yang Bisa Dipetik Dari Perceraian


Perceraian memang menyakitkan, karena menghancurleburkan rumah tangga yang selama ini kamu bangun dengan susah payah. Namun demikian, jika perceraian itu terpaksa terjadi, jangan hanya larut dalam kesedihan dan menyesali diri. Ibaratkan perceraian itu seperti burung Phoenix. Disaat ajal menjemput, burung Phoenix akan hancur menjadi abu, dan dari abu itu pula dia hidup kembali.


Kehidupan rumah tanggamu memang telah hancur menjadi abu, tapi jangan lupa bahwa kehidupanmu masih akan terus berjalan, dan kesedihan tidak akan membantumu mengembalikan masa lalu. Untuk itu, bangkitlah dari puing-puing kegagalan pernikahan, dan kembali menjadi pribadi yang baru. Jadikan perceraian sebagai pelajaran dalam mengarungi hidup di masa depan.
Berikut 29 hal yang bisa dipetik dari perceraian
1. Pernikahanmu memang tidak berjalan sebagaimana yang kamu harapkan. Namun hari-hari yang telah kamu lalui selama menjalani hidup berumahtangga, memberikan banyak pelajaran untuk menjalani hidup yang lebih baik di masa depan.

2. Kamu memang harus mengawali lagi dari awal untuk menumbuhkan perasaan cinta. Namun cara pandang kamu terhadap cinta akan jauh lebih mendasar, dan tidak lagi melihat cinta hanya dari sisi permukaannya saja.

3. Pernikahanmu memang telah meninggalkan bekas yang menyakitkan, tapi mungkin dengan cara itu kamu akan mendapatkan cinta yang lebih sempurna dibanding cinta yang kamu rasakan sebelumnya.

4. Rumput tetangga mungkin terlihat lebih hijau, tapi kita tidak pernah tahu, bagaimana dengan kualitas tanahnya. Arti sederhana dari ungkapan tersebut, kamu tidak perlu merasa berkecil hati hanya karena rumah tanggamu berantakan, sebab orang lain yang rumah tangganya kelihatan sempurna, belum tentu merasakan kebahagiaan dari pernikahan mereka.


5. Rawat taman pernikahanmu, jangan sampai ditumbuhi gulma. Perceraian telah memberimu pelajaran untuk tidak mengabaikan hal sekecil apapun yang dapat merusak kebersamaanmu dengan pasangan.

6. Pernikahan adalah sebuah ikatan. Jika ikatan tersebut tidak membuatmu aman tapi justru menjadi siksaan, maka akan lebih baik melepas ikatan tersebut, daripada harus tersiksa untuk selama-lamanya.

7. Percerian mungkin cara terbaik untuk membuatmu bersikap lebih tenang, tidak selalu diselimuti oleh emosi, dan terbawa amarah dengan mengeluarkan kata-kata kasar dan tindakan yang menyakitkan terhadap pasangan.

8. Perceraian memberi kamu dan dia kesempatan untuk kembali memulai hidup sendiri.

9. Perceraian menjadi saat bagi kamu untuk melatih kesabaran.

10. Kamu akan lebih sadar bahwa tidak semua yang kita harapkan di dunia ini dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, begitu juga dengan pernikahan.

11. Kegagalan pernikahan akan membuatmu sadar bahwa ada sesuatu yang kurang sempurna pada diri kamu, dan kesadaran tersebut akan membuatmu lebih paham bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini.

12. Hidup kita sudah ada yang mengatur. Jika kamu terpaksa harus bercerai, berarti dia memang tidak ditakdirkan untuk menjadi bagian dari hidup dan kehidupanmu.

13. Kegagalanmu dalam membangun kebersamaan dengan pasangan, akan membuatmu lebih berhati-hati dalam mempertahankan hubunganmu dengan teman, keluarga atau orang lain.

14. Pernikahan adalah sebuah lembaga yang menjadi tempat belajar bagi dua orang untuk dapat saling memahami satu dengan yang lain. Itulah salah satu pelajaran yang bisa kamu petik setelah kamu bercerai.

15. Terkadang perniklahan mengharuskan kamu untuk membungkuk dan mengikat sepatu pasangan disaat dia tidak bisa melakukannya.

16. Saat untuk menanyakan seberapa besar kadar cintamu terhadap pasangan.

17. Pernikahan dapat dikatakan sempurna jika sepasang suami-istri dapat bekerjasama melalui masa-masa sulit untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik. Jika salah satu diantara mereka tidak dapat diajak bekerjasama, perpisahan akan menjadi lebih baik buat mereka.

18. Hubungan kamu dengan dia mungkin akan lebih baik jika hanya sebatas mitra, dan bukan suami-istri.

19. Pasangan yang selalu menjadi mata-mata dan senantiasa mengatur apapun yang kamu lakukan, hal tersebut bukan merupakan perwujudan cinta, tapi justru racun yang merusak kehidupanmu.

20. Cinta memberikan kebebasan kepada kamu untuk menjadi diri sendiri, dan tidak memaksamu untuk selalu menjadi yang terbaik.

21. Sesuatu yang besar bermula dari hal-hal yang kecil.

22. Hal sekecil apapun dapat membuat perubahan pada pernikahan.

23. Ciptakan kegembiraan, cinta, dan luangkan banyak waktu untuk memupuk cinta aga rtumbuh dengan subur.

24. Waktu yang lama dalam menjalin hubungan tidak bisa dijadikan pedoman untuk mengukur kualitas hubungan, sebab kualitas hubungan tidak hanya ditentukan oleh waktu.

25. Pernikahan tidak berbeda halnya dengan kehidupan, dalam menjalaninya tidak perlu tergesa-gesa. Jalani dengan tenang namun penuh perhitungan.

26. Adakalanya saat menjalani pernikahan, muncul momen-momen kecil dan sederhana yang membuatmu serasa di sorga.

27. Kamu dan dia layak untuk memperoleh kebahagiaan dalam keadaan sendiri.

28. Jangan biarkan orang lain ikut campur dalam urusan keluarga, karena sekecil apapun campur tangan yang mereka lakukan bisa membawa dampak besar yang dapat merusak ikatan pernikahan.

29. Jujurlah pada diri sendiri dan terhadap pasangan, dan samakan antara kata dengan perbuatan.


0 Response to "29 Makna Yang Bisa Dipetik Dari Perceraian"

Post a Comment