Jangan Percaya Dengan 5 Mitos Tentang Pernikahan Ini!


Sepanjang kamu menjalani kehidupan berumahtangga, tentu banyak mitos-mitos yang pernah kamu dengar seputar penikahan. Sebagai hiburan untuk menghabiskan waktu senggang, memang tidak ada salahnya mendengar mitos-mitos tersebut. Tapi ingat jangan sekali-kali mempercayainya, karena sebagian besar dari mitos tentang pernikahan yang berkembang dari mulut ke mulut, lebih banyak bohongnya.


Berikut 5 mitos tentang pernikahan yang harus kamu abaikan:
1.Cinta Melarang Untuk Meminta Maaf
Mitos tersebut salah besar, sebab kata maaf justru merupakan ungkapan dari perasaan cinta. Di dalam sebuah pernikahan, pertengkaran merupakan hal yang wajar dan tidak mungkin dapat dihindari, sebab pernikahan merupakan wahana untuk menyatukan dua pribadi yang berbeda. Di dalam proses penyatuan tersebut, perbedaan dua kepribadian terkadang saling berbenturan, sehingga menyebabkan terjadinya pertengkaran, dan proses tersebut bisa berlangsung hingga belasan bahkan puluhan tahun.
Jika sepasang suami-istri saling mencintai, maka tidak ada cara 
terbaikyang harus dilakukan usai bertengkar, kecuali menyampaikan permohonan maaf dan mengakui kesalahan masing-masing, karena hal tersebut selain merupakan cermin dari sebuah hubungan yang sehat, juga mengandung arti bahwa keduanya masih saling menghormati satu dengan yang lain.

2. Anak Merupakan Hal yang Paling Penting
Tentu saja anak merupakan hal yang sangat penting bagi kamu dan pasangan. Namun demikian, jangan lantas menghabiskan keseluruhan waktu bersama anak, karena hubungan pernikahan juga perlu mendapatkan prioritas. Artinya, sekali waktu dalam seminggu, kamu harus menyediakan waktu khusus untuk kencan berdua dengan pasangan, guna menjaga dan merawat cinta.


3. Cinta Sejati Menuntut Kamu dan Pasangan untuk Senantiasa Melakukan Segala Sesuatu Bersama-sama
Pernikahan memang bentuk dari komitmen untuk sehidup semati dalam menjalani kehidupan ini. Tetapi bukan lantas setiap saat harus selalu bersama dan mengerjakan apapun juga harus selalu berdua. Adakalanya kamu dan pasangan untuk sementara waktu harus beraktifitas dengan orang lain, dengan tetangga, teman, atau keluarga besar, dan hal tersebut merupakan cara terbaik bagi hubungan kalian agar memiliki warna dan sesuatu yang berbeda.

4. Berhubungan Seks Minimal 2 Kali dalam Seminggu
Berhubungan seks secara rutin memang bukan sesuatu yang buruk, karena kualitas kehidupan seks juga merupakan salah satu indikator dari hubungan pernikahan yang sehat. Tetapi jangan lantas memandang mutlak mitos tersebut sehingga memaksakan diri melakukan hubungan seks minimal 2 kali dalam seminggu. Sebab yang terpenting bukan hanya kuantitas dari hubungan, melainkan bagimana kualitas dari hubungan seks tersebut, sehingga kamu dan pasangan dapat saling menikmati.

5. Jangan Tidur dalam Keadaan Marah
Memang tidak baik berangkat tidur dalam kondisi marah karena adanya persoalan yang masih belum terselesaikan dengan pasangan. Tapi terkadang, memaksakan diri untuk tidur sambil masih menyimpan masalah, justru dibutuhkan guna meredam amarah, sebab jika amarah tersebut dilampiaskan, persoalan justru akan semakin bertambah besar. Setidaknya, dengan cara tidur, pikiran akan menjadi lebih jernih, emosi menjadi lebih terkendali, sehingga keesokan harinya akan dapat menyelesaikan persoalan dengan pikiran dan hati yang bersih.

0 Response to "Jangan Percaya Dengan 5 Mitos Tentang Pernikahan Ini!"

Post a Comment