Wajib Memeriksa Kesehatan Mata Bagi Penderita Diabetes


Para penderita diabetes memiliki banyak pantangan dalam hidupnya. Selain itu, mereka kerap dianjurkan untuk memeriksakan kesehatan organ tubuh lainnya selama dia terdeteksi masih memiliki gula darah tinggi. Itulah diabetes. Penyakit yang kebanyakan disebabkan gaya hidup tidak sehat ini dapat merembet menimbulkan penyakit yang berbeda-beda.
Rata-rata jenis diabetes yang banyak berkembang adalah tipe 2. Pada penyakit ini, hormon insulin dari penderita tidak mampu lagi bekerja memecah gula dalam proses metabolisme yang akhirnya kadar gula meningkat. Kejadian ini disebut resistensi insulin.


Begitu seseorang dinyatakan memiliki diabetes, dokter biasanya akan meminta pasien untuk mengontrol kondisi beberapa bagian tubuhnya. Salah satunya adalah mata. Kontrol mata secara teratur diperlukan untuk mendiagnosa sejauhmana diabetes sudah mempengaruhi kesehatan mata.
Pasalnya, diabetes menjadi penyebab terjadinya diabetic retinopathy yang menyerang area retina. Ini membuat seseorang menjadi kehilangan penglihatan. Rata-rata yang mengalaminya orang dewasa dalam usia produktif.
Dikutip dari Times of India, diabetic retinopathy menyerang kurang lebih tujuh juta orang Amerika yang mengalami diabetes di usia 40 tahun ke atas. Diperkirakan pada tahun 20130 jumlahnya menembus 11 juta penderita.
Penyakit ini muncul menyertai efek samping diabetes. Penederitanya mengalami pelemahan di pembuluh darah kecil yang ada di dalam dan di sekitar retina. Padahal, lancarnya pembuluh darah tersebut diperlukan untuk membantu kerja lapisan jaringan sensitif cahaya yang ada di belakang bola mata.


Ketika penyakit sudah parah, pembuluh darah dapat pecah. Selanjutnya, darah akan keluar lalu menyebar ke area mata. Penyakit ini juga dapat berkembang dan menyebar di permukaan retina, kemudia n menyebabkan jaringan parut.
Masalahnya, kebanyakan diabetic retinopathy tidak memunculkan gejala awal. Penderita baru akan merasakan sesuatu yang aneh di matanya ketika kondisinya sudah stadium lanjut. Dari sinilah korelasi pemeriksaan mata terhadap penderita diabetes terjadi.
Diabetic retinopathy bisa dideteksi secara dini melalui pemeriksaan mata melebar yang komprehensif. Seorang dokter mata akan melihat kondisi retina dalam jarak lebih dekat, sehingga ketahuan apakah penderita diabetes sudah memiliki benih penyakit mata ini atau belum.
Dan, ketika penderita diabetes mendapati matanya turut mengalami diabetic retinopathy dalam stadium awal, kemungkinan untuk sembuh sangat besar. Kurang lebih 95 persen masih bisa dicegah ke stadium lanjut, sehingga penderita tidak sampai hilang penglihatannya.
Beberapa bentuk penanganan yang bisa diberikan pada stadium awal ini yaitu operasi laser atau mendapat suntikan obat anti-VEGF. Obat ini bekerja dengan memblokir kerja protein yang menyebabkan pertumbuhan pembuluh darah abnormal dan kebocoran cairan.
Diabetes tipe 2 biasanya terjadi dalam jangka panjang. Kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat, jarak berolahraga, dan kegemukan menjadi beberapa pemicunya. Jaga asupan gula darah sejak sekarang dan bantu tubuh untuk memetabolisme gula dengan berolahraga secara rutin.

0 Response to "Wajib Memeriksa Kesehatan Mata Bagi Penderita Diabetes"

Post a Comment